5 Tips Menghindari Mata Lelah di Depan Komputer
Senin, 17 Oktober 2011 - - 0 Comments
Apakah aktifitas kamu berlangsung berjam-jam di depan komputer? Mengolah data dan berturut-turut beraktifitas di depan komputer membuat mata lelah dan perih. Hal ini tentunya mengurangi kenyaman kamu dalam melakukan aktifitas…Nah, sekarang kamu ga usah bingung lagi…saya akan membagikan tips agar mata kamu tetap sehat meskipun berjam-jam berada di depan komputer, berikut langkah-langkahnya:
1. Jaga jarak pandang dari monitor.
Berada terlalu dekat dengan monitor memang sedikit membahayakan bagi mata kita. Seharusnya kita menjaga jarak pandang ke monitor kita dengan baik. Jarak yang disarankan adalah sekitar 20-40 inchi (50-100cm) dari mata.
Berada terlalu dekat dengan monitor memang sedikit membahayakan bagi mata kita. Seharusnya kita menjaga jarak pandang ke monitor kita dengan baik. Jarak yang disarankan adalah sekitar 20-40 inchi (50-100cm) dari mata.
Jika kita masih kesulitan membaca padahal monitor sudah berada pada jarak 20 inchi, cobalah untuk memperbesar font kita hingga kita merasa nyaman.
2. Singkirkan CRT, Beralih ke LCD
Monitor tabung (CRT) memang memberi efek yang lebih buruk dibanding LCD, selain energi yang dibutuhkan juga lebih besar. Cobalah mengganti monitor CRT kita dengan LCD.
Monitor tabung (CRT) memang memberi efek yang lebih buruk dibanding LCD, selain energi yang dibutuhkan juga lebih besar. Cobalah mengganti monitor CRT kita dengan LCD.
Namun harga monitor LCD memang lebih mahal dibanding CRT. Bagi kita yang masih menyeyangi monitor CRT, ada baiknya kita membeli filter anti-radiasi. ini adalah solusi untuk mengurangi rasa nyeri mata akibat duduk berlama-lama di depan monitor, namun dengan harga yang murah.
3. Atur monitor setting
Beberapa monitor yang ada sekarang banyak menyediakan pre-set display mode, untuk memudahkan pengguna mengganti setting layar mereka. Pre-set setting tersebut memberi level brightnes yang berbeda, untuk menyesuaikan kondisi penggunaan monitor. Adakalanya manfaatkan hal tersebut.
Beberapa monitor yang ada sekarang banyak menyediakan pre-set display mode, untuk memudahkan pengguna mengganti setting layar mereka. Pre-set setting tersebut memberi level brightnes yang berbeda, untuk menyesuaikan kondisi penggunaan monitor. Adakalanya manfaatkan hal tersebut.
Misal settingan seperti, ‘text’ atau ‘internet’ akan terasa lebih sejuk di mata, saat kita gunakan untuk mengetik ataupun browsing. Setingan ‘game’ atau ‘movie’ akan terlihat lebih terang saat digunakan.
4. Gunakan kacamata anti radiasi
Walau hal ini membutuhkan biaya yang relatif lebih mahal, namun ada baiknya saat memiliki cukup uang kita membeli kacamata anti-radiasi. Selain bisa dibawa kemanapun kita bekerja, kacamata ini tak hanya berguna saat kita bekerja di depan monitor, namuna juga melindungi mata dari cahaya lampu mobil, radiasi TV, dan sebagainya.
Walau hal ini membutuhkan biaya yang relatif lebih mahal, namun ada baiknya saat memiliki cukup uang kita membeli kacamata anti-radiasi. Selain bisa dibawa kemanapun kita bekerja, kacamata ini tak hanya berguna saat kita bekerja di depan monitor, namuna juga melindungi mata dari cahaya lampu mobil, radiasi TV, dan sebagainya.
Faktanya lapisan anti-radiasi pada kacamata tersebut, sangat berguna bagi mata kita. Karena lapisan tersebut secara otomatis mengurangi efek nyeri di mata akibat radiasi cahaya berlebih.
5. Mengistirahatkan mata sejenak, secara berkala
Cara termudah menghindari mata lelah akibat radiasi monitor adalah mengistirahatkannya secara berkala. Cobalah untuk mengistirahatkan mata sekitar 5 menit tiap jamnya. Kita dapat menggunakan waktu 5 menit tersebut untuk berjalan-jalan, melihat pemandangan, mencuci muka dan sebagainya. Yang penting menjauh dari monitor.
Cara termudah menghindari mata lelah akibat radiasi monitor adalah mengistirahatkannya secara berkala. Cobalah untuk mengistirahatkan mata sekitar 5 menit tiap jamnya. Kita dapat menggunakan waktu 5 menit tersebut untuk berjalan-jalan, melihat pemandangan, mencuci muka dan sebagainya. Yang penting menjauh dari monitor.
Jalankan Android dari USB Komputer, Laptop, dan Netbook
Rabu, 12 Oktober 2011 - - 0 Comments
Android merupakan system operasi yang berbasis linux dan ditujukan untuk perangkat selular, Android sendiri bersifat open source sehingga banyak pengembang aplikasi yang diciptakan untuk OS Android ini. Aplikasi Andorid pun ada yang gratis dan berbayar. Berikut ini cara menjalankan OS Android di komputer, notebook (laptop), dan netbook. Karena kemudahan dan kepraktisan perangkat USB dari pada CD/DVD, maka kali ini kita akan memilih USB untuk media boot Android.
Untuk menjalankan Android ini kita perlu file ISO Android dan aplikasi untuk membuat file ISO tersebut agar bisa dijalankan dari media USB Flash Disk (UFD). Dengan begini kita akan mendapatkan tampilan Android yang lebar seperti layar komputer tersebut dan fitur dari Android seperti mengirim pesan, browsing internet, bermain game dapat kita lakukan dengan lebih mudah dari PC, Laptop, atau pun Netbook kesayangan Anda.
Silakan Download Software Android dan UNetbootin di bawah ini:
Cara install Android ke USB Flashdisk:
- Jalankan UNebootin
- Pada UNebootin, pilih Diskimage, selanjutnya klik tombol pencarian file image (ISO) Android yang sudah kita download tadi.
- Pada bagian Type, pilih Kota pemuat USB, selanjutnya pilih drive USB Flashdisk Anda.
- Terakhir klik tombol OK, tunggu prosesnya beberapa saat hingga selesai.
Sekarang kita sudah menginstall Android ke USB Flash Disk. Setelah itu restart komputer Anda dan lakukan pengaturan di BIOS agar booting pertama kali melalui USB Flash Disk.
Untuk berkirim pesan dan terkoneksi internet, silakan hubungkan perangkat Android Anda ke komputer melalui kabel. Selamat mencoba semoga bermanfaat.
Langganan:
Postingan (Atom)
